Kamis, 14 Oktober 2010

Neraca Lajur

Neraca atau laporan posisi keuangan adalah bagian dari laporan keuangan suatu entitas yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menunjukkan posisi keuangan entitas tersebut pada akhir periode tersebut. Neraca terdiri dari tiga unsur, yaitu aset, kewajiban, dan ekuitas yang dihubungkan dengan persamaan berikut:
aset = kewajiban + ekuitas
Informasi yang dapat disajikan di neraca antara lain posisi sumber kekayaan entitas dan sumber pembiayaan untuk memperoleh kekayaan entitas tersebut dalam suatu periode akuntansi.
Harta (aktiva) adalah sumber daya ekonomi perusahaan yang juga meliputi biaya-biaya yang terjadi akibat transaksi sebelumnya dan mempunyai mafaat di masa yang akandating. Harta merupahkan kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan untuk menjalankanusahanya. Harta perusahaan ini dapat di bedakan atas kelancaran (likuiditas), yaitu harta lancar, investasi jangka panjang, harta tetap, harta tak berwujud, dan harta-harta lainnya.1. Harta Lancar
Harta lancar adalah harta yang berupa uang kas/bank dan harta yang sangat
mudah dijadikan uang atau umur pemakaian kurang dari 1 tahun. Harta lancar meliputi:

a.Kas adalah uang tunai yang siap digunakan dan bebas digunakan setiap saat, baikyang ada dalam perusahaan maupun saldo rekening giro perusahaan yang terdapatdalam bank.

b.Surat-surat berharga (efek) adalah surat berharga yang dimiliki perusahaan dandapat diperjual-belikan. Gunanya untuk memanfaatkan dana kas/bank yang tidakdipakai. Contoh efek adalah saham.

c.Wasel tagih adalah piutang yang diperkuat dengan promes (janji)

d.Piutang adalah tagihan pada pihak lain baik perorangan maupun badan usaha.Menurut sumbernya, piutang digolongkan menjadi piutang usaha(tagihan karenapembayaran jasa) dan piutang dagang (tagihan pembayaran barang diperusahaandagang). Piutang yang timbul diluar kegiatan usaha disebut piutang lain-lain.Misalnya piutang karyawan.

e.Persediaan adalah berang dagangan yang tersedia untuk dijual (dalam perusahaandagang) atau persediaan bahan baku, barangunakan untuk kegiatan perusahaandikarenakan habis dipakai dalam setahun, misalnya perlengkapan kantor danperlengkapan toko(perlengkapan biasa disebut dengan bahan habis pakai)

g.Beban dibayar dimuka adalah biaya yang telah dibayar tetapi menfaat daripembayaran belum dipenui/digunakan. Misaln dalam proses dan barang jadi (dalamperusahaan manufaktur).

f.Perlengkapan adalah barang-barang yang digya asuransi dibayar dimuka, sewadibayar dimuka,dan iklan dibayar dimuka.

2.Invesatasi Jangka Panjang
Investasi jangka panjang yaitu investasi (penyertaan) dalam bentuk saham,obligasi, atau surat berharga lainnya yang bertujuan memperoleh keuntungan pada masayang akan datang. Atau biasa juga untuk menguasai perusahaan lainnya, misalnyainvestasi dalam sahan dan obligasi.

3. Harta Tetap
Harta tetap adalah harta yang berwujud yang diguanakan dalam kegiatan usahaperusahaan, dan mampunyai umur ekonomis dan masa manfaat lebih dari setahun. Hartatetap ini terdiri dari:
a.Tanah: Tempat gedung kantor dan gedung pabrik berdiri.
b.Gedung: Tempat usaha dilaksanakan baik langsung maupun tidak langsung.
Misalnya gedung kantor dan pabrik.
c.Mesin: Semua mesin yang digunakan dalam kegiatan usaha.
d.Kendaraan: Semua kendaraan yang digunakan dalam kegiatan usaha.
e.Peralatan: Semua peralatan yang digunakan perusahaan dalam menjalankan
usaha. Misalnya peralatan kanor dan took.

Kewajiban (pasiva) adalah pengorbanan ekonomis yang harus dilakukan olehsuatu perusahaan pada masa yang akan datang. Pengorbanan untuk masa yang akandatang ini terjadi akibat kegiatan usaha kewajiban ini dibedakan menjadi utang lancar danutang jangka panjang.
1. Utang Lancar
2. Utang jangka panjang
3. Utang lain-lain


Laporan Rugi Laba
Laporan rugi laba merupakan salah satu bentuk laporan keuangan yang membandingkan antara total pendapatan-pendapatan usaha di tambah pendapatan-pendapatan di luar usaha dibandingkan dengan biaya-biaya usaha maupun diluar usaha, jika total pendapatan lebih besar dari biaya disebut laba, sebaliknya di sebut rugi.

Angka-angka yang tercantum dalam laporan tersebut merupakan angka akumulasi / total selama periode tersebut. Akuntansi harus memisahkan antara pendapatan dan biaya-biaya usaha dengan pendapatan dan biaya di luar usaha.

Laporan perubahan modal adalah salah satu bentuk laporan keuangan yang mencantumkan posisi modal awal di tambah nilai laba jika terjadi laba dan di kurangkan nilai rugi jika terjadi kerugian selanjutnya jika pada periode tersebut terjadi pengambilan yang dilakukan oleh pemilik maka merupakan pengurang dari modal awal tersebut. Laporan tersebut akan mencantumkan modal akhir periode setelah di tambahkan atau di kurangkan hal-hal di atas.

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More